Ticker

6/recent/ticker-posts

Ad Code

p> 

Skrining TBC di Gunungsari Sukses, 121 Warga Terlayani,Di sambut baik oleh masyarakat

 

Kegiatan Skrining Sistematis TBC (SSTB) yang diselenggarakan oleh UPTD Puskesmas Sadananya 


GUNUNGSARI, MASAGI NEWS BEE – Kegiatan Skrining Sistematis TBC (SSTB) yang diselenggarakan oleh UPTD Puskesmas Sadananya berjalan sukses dan tertib. Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa (05/05/2026) di Aula Desa Gunungsari ini berhasil melayani total 121 peserta.

Iman Hatiwarman, Pemegang Program TB di Puskesmas Sadananya, menjelaskan bahwa peserta yang hadir berasal dari dua desa wilayah kerja puskesmas tersebut.

"Adapun dari 121 peserta yang ikut skrining, mereka berasal dari dua desa yaitu Desa Gunungsari dan Desa Tanjungsari," ujar Iman.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, meliputi Rontgen Thorax dan tes dahak, tim medis menemukan temuan yang perlu pengawasan lebih lanjut.

"Dari hasil rontgen dan cek dahak tersebut, ditemukan sebanyak 38 orang dengan hasil abnormal atau diduga memiliki gejala TBC," jelasnya.

Iman menambahkan, bagi 38 warga tersebut harus menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan apakah dinyatakan positif atau negatif TBC.

"Mereka harus diperiksa lebih lanjut untuk mengetahui status positif atau tidaknya. Apabila nantinya dinyatakan positif, maka masyarakat tersebut wajib dan harus mengikuti program pengobatan TBC secara teratur hingga sembuh," tambahnya.

Apresiasi Kepala Desa

Kepala Desa Gunungsari, H. Eman Sulaeman, yang juga turut terlibat langsung menjadi peserta dalam kegiatan ini, menyambut baik pelaksanaan program tersebut.

Eman memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis, UPTD Puskesmas Sadananya, serta seluruh pihak yang terlibat.

"Kegiatan cek kesehatan gratis ini sangat penting dan sangat bermanfaat, apalagi manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat kami di desa," ungkap Eman.

Kegiatan yang bertema "Project Live Saving Facility and Community Based Service Delivery Support" ini memberikan layanan pemeriksaan secara gratis. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, penemuan kasus dapat dilakukan lebih dini sehingga penularan bisa segera dicegah dan penanganan medis dapat segera dilakukan.



 


Penulis : Sndgow

 

 


Posting Komentar

0 Komentar