Ticker

6/recent/ticker-posts

Ad Code

p> 

Program Payung BerCahaya Dinkes Ciamis: Wujudkan Generasi Emas Bebas Stunting dan Kematian Ibu-Bayi

Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis laksanakan Program Payung BerCahaya di Kecamatan Panawangan

CIAMIS, MASAGI NEWS BEE Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ciamis menggelar kegiatan utama Program Payung BerCahaya di Kecamatan Panawangan, Kamis (21/5/2026) bekerja sama dengan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Ciamis, Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinkes Ciamis, Bank BJB Ciamis, dan Persikindo Ciamis. 

Kegiatan ini berlangsung dengan semangat kolaborasi demi meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak, sekaligus mendukung program prioritas nasional.

Kepala Dinkes Kabupaten Ciamis, dr. H. Rizali Sofiyan, MM, melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat menyampaikan, kegiatan ini dilaksanakan sesuai arahan Ketua TP PKK sekaligus Ketua TP Posyandu Kabupaten Ciamis, Hj. Kania E. Herdiat. Dalam arahannya, setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diharapkan aktif membina Posyandu agar memenuhi standar 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM), serta terus mendukung pencapaian target nasional di wilayah binaan masing-masing.

“Kecamatan Panawangan merupakan wilayah binaan Dinkes Ciamis. Kami berkomitmen agar seluruh Posyandu yang berada di lingkungan kerja Puskesmas Panawangan dan Puskesmas Gardujaya mampu meningkatkan kualitas pelayanan secara berkelanjutan, serta berperan aktif dalam menjaga kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Program Payung BerCahaya sendiri merupakan salah satu unggulan Dinkes Ciamis, dengan makna mendalam: siapapun dapat menjadi payung yang melindungi dan menjaga, baik saat situasi sulit maupun baik. Sasaran utama program ini adalah mewujudkan kondisi Zero AKI (Angka Kematian Ibu), Zero AKB (Angka Kematian Bayi), Zero New Stunting, dan Zero New Disabilitas, atau bebas dari kasus baru stunting dan kecacatan.

Mengangkat tema Gerakan Miliaran Cinta Menuju Ibu Hamil Sehat dan Bahagia, kegiatan ini dihadiri langsung oleh perwakilan ibu hamil serta para kader Posyandu yang berdedikasi mendampingi, memantau, dan menjaga kesehatan kehamilan. Dalam momen tersebut, para ibu hamil juga mendapatkan bantuan berupa telur dan susu yang disesuaikan dengan kebutuhan gizi serta usia kehamilan masing-masing. Kegiatan ditutup dengan sesi self love bersama para kader, memperkuat semangat kepedulian dan kebersamaan.

Data yang disampaikan menunjukkan jumlah Posyandu di Kecamatan Panawangan sebanyak 49 unit, ditambah 37 unit di wilayah kerja Puskesmas Gardujaya, sehingga total ada 86 Posyandu yang menjadi mitra penting dalam pelayanan kesehatan dasar di wilayah ini.

Pihak penyelenggara menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh mitra kerja, Camat Panawangan, Kepala Puskesmas Panawangan dan Gardujaya beserta seluruh jajaran, para kader, dan ibu hamil yang telah mendukung kesuksesan kegiatan ini.

“Terima kasih kepada semua pihak yang senantiasa menjadi ‘Bapa dan Ibu Asuh’ dalam upaya mewujudkan Generasi Emas Indonesia tahun 2045. Semoga kegiatan ini menjadi inspirasi bagi lebih banyak pihak untuk semakin peduli terhadap kesehatan ibu hamil, bayi, dan balita, sebagai investasi masa depan bangsa,” tutup pernyataan tersebut.







Penulis: SndGow


Posting Komentar

0 Komentar