Ticker

6/recent/ticker-posts

Ad Code

p> 

BAZNAS Ciamis: Penyaluran ZIS Triwulan I 2026 Tembus Rp9,8 Miliar, Peran UPZ Jadi Kunci Utama

 


CIAMIS, MASAGI NEWS BEE – Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang tersebar di tingkat desa, kecamatan, instansi pemerintahan, masjid, hingga komunitas, kembali menjadi kekuatan utama pengelolaan dana umat di Kabupaten Ciamis. Jaringan ini tidak hanya berperan menghimpun dana, tetapi menjadi ujung tombak penyaluran agar Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) tepat sasaran kepada yang membutuhkan.

Pada Triwulan I Tahun 2026, BAZNAS Kabupaten Ciamis mencatat total penyaluran dana ZIS mencapai lebih dari Rp9,8 miliar. Dana tersebut disalurkan melalui berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, mulai dari bidang sosial, kemanusiaan, kesehatan, pendidikan, hingga dakwah.

Rincian penyaluran menunjukkan bahwa dari dana zakat, porsi terbesar diberikan kepada golongan fakir miskin senilai Rp2,94 miliar. Bantuan ini utamanya digunakan untuk pemenuhan kebutuhan dasar dan makanan yang nilainya mencapai lebih dari Rp2 miliar, yang sebagian besar disalurkan langsung melalui jaringan UPZ di desa dan lingkungan. Selain itu, dialokasikan pula bantuan pengobatan bagi masyarakat kurang mampu sebesar Rp252 juta, serta dukungan bagi guru sukarelawan prasejahtera senilai Rp489,5 juta.

Untuk asnaf fisabilillah, BAZNAS Ciamis menyalurkan lebih dari Rp826 juta. Dana ini diperuntukkan bagi kegiatan dakwah, pendidikan kader ulama dan santri, perbaikan sarana ibadah, hingga insentif guru agama. Bantuan untuk kegiatan syiar Islam menjadi yang terbesar di sektor ini dengan nilai mencapai Rp409 juta.

Sementara itu, dana infak dan sedekah juga memberikan dampak besar bagi warga. Di bidang dakwah dan keagamaan, tersalurkan lebih dari Rp1,8 miliar, di mana bantuan kegiatan syiar Islam menjadi yang terbesar dengan nilai menembus Rp1,03 miliar. Di sektor sosial kemanusiaan, dana yang disalurkan mencapai Rp1,57 miliar, meliputi program paket sembako Ramadhan senilai Rp623 juta, bantuan perbaikan rumah layak huni (Rutilahu) Rp415 juta, hingga bantuan tanggap bencana Rp292 juta.

Bidang kesehatan juga menjadi prioritas utama dengan penyaluran lebih dari Rp805 juta. Dana ini digunakan untuk bantuan biaya pengobatan serta pembangunan dan perbaikan fasilitas kesehatan masyarakat. Uniknya, untuk sektor ini, bantuan pembangunan sarana kesehatan menjadi yang terbesar dengan nilai mencapai Rp693 juta.

Ketua BAZNAS Kabupaten Ciamis,KH Lili Miftah menyampaikan, keberhasilan pencapaian ini tidak lepas dari peran strategis jaringan UPZ sebagai garda terdepan.

“UPZ bukan sekadar mitra penghimpunan, melainkan penghubung utama kami dengan masyarakat. Karena mereka hadir langsung di tengah warga, penyaluran bantuan bisa berjalan lebih cepat, tepat sasaran, dan sesuai dengan kebutuhan nyata di lapangan,” ujarnya.

Melalui penguatan tata kelola dan sinergi yang terus dibangun bersama seluruh jaringan, BAZNAS Kabupaten Ciamis berkomitmen memastikan dana umat tidak hanya tersalurkan, tetapi mampu memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Ciamis.









Penulis : SndGow


Posting Komentar

0 Komentar