Ticker

6/recent/ticker-posts

Ad Code

p> 

KONSOLIDASI PETERNAK RAKYAT NASIONAL 2026: GELAR DIALOG PERUNGGASAN, PETERNAK CIAMIS SAMPAIKAN ASPIRASI

Wakil Menteri Pertanian Dr. H. Sudaryono, B.Eng., M.M., MBA

CIAMIS, MASAGI' NEWS BEE - Ratusan peternak ayam,dari berbagai daerah Kabupaten Ciamis berkumpul dalam acara Konsolidasi Peternak Rakyat Nasional 2026 yang digelar di Auditorium STIKES MUHAMMADIYAH Kabupaten Ciamis. 

Acara ini bertajuk "Dialog Perunggasan Nasional" dan diinisiasi oleh Garda Organisasi Peternak Ayam Nasional (GOPAN).

Kegiatan ini menjadi wadah strategis bagi para peternak untuk berdiskusi, berbagi pengalaman, serta menyampaikan berbagai tantangan dan harapan dalam mengembangkan usaha perunggasan di tanah air. Dalam forum ini, berbagai isu strategis seperti harga pakan, harga jual ayam, hingga kebijakan pemerintah yang menyangkut sektor peternakan menjadi bahan pembahasan utama.

Acara ini dihadiri langsung oleh Wakil Menteri Pertanian Dr. H. Sudaryono, B.Eng., M.M., MBA, anggota DPR RI, jajaran Forkopimda, akademisi, serta ratusan peternak dari berbagai daerah. Forum ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat sinergi demi sektor perunggasan yang berdaya saing dan berkelanjutan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis, Andang Firman Triyadi, menyampaikan bahwa daerahnya memiliki potensi besar dengan produksi unggas mencapai 1,3 juta ekor per tahun. Hasil ini tidak hanya memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga dipasarkan ke berbagai wilayah.

“Capaian ini menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab untuk meningkatkan daya saing. Kami berharap dukungan pusat terkait teknologi, pembiayaan, dan manajemen agar peternak mampu bertahan,” ujar Andang.

Pernyataan Wakil Menteri Pertanian:

“Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menempatkan swasembada pangan sebagai prioritas utama. Berbagai kebijakan strategis telah disiapkan untuk memperkuat sektor pertanian dan peternakan dari hulu hingga hilir,” tegas Sudaryono.

“Kami hadir memastikan peternak mendapat dukungan kuat mulai dari produksi, distribusi, hingga peningkatan kesejahteraan. Seluruh aspirasi yang disampaikan terkait harga pakan, pasar, dan modal akan menjadi bahan evaluasi dalam penyusunan kebijakan nasional yang benar-benar menjawab kebutuhan di lapangan,” tambahnya.

Dalam sesi dialog, sejumlah narasumber kompeten hadir untuk memberikan pemaparan dan solusi. Mereka antara lain Hary Adam, S.E. selaku Ketua GOPAN Kabupaten Ciamis, Dr. Ir. Rohadi Tawaf, MS. dari akademisi UNPAD, serta drh. Asrokh Nawawi dari Asosiasi GPPU. Sementara itu, Ir. H. Setya Winarno selaku Ketua Umum GOPAN bertindak sebagai moderator yang memandu jalannya diskusi agar berjalan lancar dan konstruktif.

Para pembicara sepakat bahwa keberadaan peternak rakyat sangat vital dalam menjaga ketahanan pangan nasional, khususnya penyediaan protein hewani bagi masyarakat. Oleh karena itu, dukungan kebijakan yang berpihak pada peternak kecil sangat diperlukan agar usaha mereka bisa terus bertahan dan berkemban.

Melalui konsolidasi ini, para peternak berharap dapat memperkuat solidaritas dan sinergi, serta mendapatkan solusi konkret demi kesejahteraan bersama. Diharapkan, suara dan aspirasi yang disampaikan dalam forum ini dapat didengar dan ditindaklanjuti oleh pemerintah demi kemajuan sektor perunggasan nasional.

Melalui dialog ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antar pemangku kepentingan demi terciptanya sektor perunggasan yang tangguh, serta mendukung terwujudnya kedaulatan pangan nasional.









Penulis:  SndGow

Posting Komentar

0 Komentar