Dalam sambutannya, Bupati Herdiat Sunarya menegaskan bahwa Ciamis memiliki potensi besar dalam mencapai swasembada pangan. Ia menyatakan bahwa menjadi swasembada pangan telah menjadi salah satu tujuan utama dalam pemerintahannya saat ini.
Ciamis memiliki banyak wilayah yang merupakan lumbung padi, dan potensi besar ini harus dimanfaatkan dengan optimal. Sumber daya kita melimpah, tinggal bagaimana kita mengelolanya dengan bijaksana,” ujarnya.
Bupati juga mendorong para pemuda, terutama petani milenial, untuk turut serta memanfaatkan dan mengoptimalkan potensi yang ada di Ciamis. Ia percaya, dengan semangat dan kreativitas anak muda, sektor pertanian dapat berkembang pesat dan menjadi sektor unggulan yang mendukung swasembada pangan.
Lebih lanjut, Bupati Herdiat menambahkan bahwa Ciamis memiliki beberapa potensi yang sudah terbukti mendukung ketahanan pangan. “Ciamis merupakan salah satu pensuplai ayam terbesar di Jawa Barat, dengan ribuan ton ayam setiap hari, bahkan sampai ke luar Jawa,” jelas Bupati.
Selain beras, Ciamis juga terkenal dengan kesuburan tanahnya untuk menanam berbagai jenis sayuran. Wilayah-wilayah seperti Panjalu, Panumbangan, Sukamandiri, dan daerah lainnya menjadi penghasil sayuran yang melimpah.
Namun, Bupati Herdiat juga mengungkapkan tantangan yang dihadapi dalam mengembangkan sektor pertanian, terutama dalam mencari investor untuk mengolah hasil pertanian.
“Tantangan utama yang kami hadapi adalah masalah akses. Kami kesulitan menemukan investor yang tertarik untuk berinvestasi di sektor pertanian, karena akses yang terbatas,” tambahnya.
Untuk mengatasi kendala ini, Bupati Herdiat menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur di daerah penghasil pangan menjadi prioritas utama. Pemerintah daerah terus berupaya untuk membangun jalan dan fasilitas pendukung lainnya yang dapat memperlancar distribusi hasil pertanian.
Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Ciamis, Adi Irfan Marjuqi, menyampaikan bahwa seminar nasional ini merupakan bagian dari rangkaian Milad ke-93 Pemuda Muhammadiyah.
Dalam sambutannya, Adi Irfan menegaskan bahwa terselenggaranya seminar ini adalah hasil dari komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi yang baik antara PD Pemuda Muhammadiyah dan Pemerintah Kabupaten Ciamis.
Ia menyampaikan harapannya agar kegiatan ini tidak hanya menjadi seremonial, namun mampu membuka cakrawala pengetahuan masyarakat, terutama generasi muda, mengenai pentingnya swasembada pangan sebagai bagian dari cita-cita besar menuju Indonesia Emas 2045.
“Semoga melalui forum ini, para pemuda dapat lebih memahami peran penting mereka dalam menciptakan ketahanan dan kemandirian pangan, dimulai dari daerah masing-masing,” ujar Adi Irfan.
Acara ini juga turut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, seperti anggota DPR RI Heri Dermawan, Ketua STIKes Muhammadiyah Ciamis, Kepala OPD terkait, serta tokoh masyarakat dan pemuda dari berbagai kalangan.
PROKOPIM CIAMIS (SNDGOW)




0 Komentar